Sunday, March 19, 2017

Cara PHP di Proses Oleh Web Server

Cara PHP di Proses Oleh Web Server

Cara PHP di Proses Oleh Web Server - Pada kesempatan kali ini kita akan membahas "Bagaimana sebauh file PHP bisa di proses oleh web server?" Yang akan saya jelaskan dengan singkat dan semoga bisa dimengerti :D

Cara Kerja PHP Di Web Server

PHP (Kepanjangan dari PHP: Hypertext Preprocessor) merupakan sebuah bahasa pemrograman server-side, yang artinya bahasa ini harus menggunakan sebuah server untuk bisa menjalankannya. Berbeda dengan HTML, CSS, dan JavaScript yang client-side. Dan sebuah server tersebut harus sudah terpasang modul php yang benar dan baik untuk bisa menjalankan bahasa pemrograman php ini.

Apa itu Web Server? Web Server adalah sebuah layanan berbasis data yang menerima dan mengirim sebuah data kepada client (Web Browser). Jadi intinya Web Server itu seperti yang memproses sebuah proses wkwk paham gak? Ini saya kutipin dari Wikipedia.org
Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya pemanfaatan server web berfungsi pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya. (id.wikipedia.org)

Cara PHP di Proses Oleh Web Server

Gambar diatas merupakan sebuah penjelasan bagaimana PHP di proses oleh Web Server. Oke akan saya jelaskan satu persatu:

  1. Web Browser melakukan permintaa kepada web server, misalkan kita mau mengakses laman PHP dari suatu website maka akan terbuka seperti www.matablog.info/index.php 
  2. Ketika user menekan tombol Enter, permintaan (request) akan dikirim kepada web server. Web server kemudian melihat file apa yang diminta. Karena file yang diminta berisi kode PHP, maka web server akan ‘memanggil’ modul PHP dan melakukan pemrosesan sesuai dengan aturan PHP.
  3. Pada saat web server memproses kode PHP, file php bisa saja memiliki perintah untuk mengambil data dari database. Proses permintaan ini selanjutnya dikirim lagi ke database server, misalnya database MySQL
  4. Database server akan memproses permintaan dari PHP dan mengirimkan hasilnya. Proses ini bisa berupa pencarian data, mengisi data baru, mengubah data yang sudah ada, atau menghapus data yang ada di dalam database. Seluruh perintah ini ditulis dengan PHP.
  5. Modul PHP yang terdapat di dalam web server kemudian menyerahkan hasil proses kepada web server. Web server kemudian mengenerate kode PHP menjadi HTML.
  6. Kode HTML hasil dari pemrosesan selanjutnya dikirim ke web browser (client) untuk ditampilkan.
Dalam gambar diatas, saya menambahkan garis putus-putus yang melingkupi web server dan PHP untuk mempertegas bahwa PHP merupakan bagian dari web server. Untuk menjalankan PHP kita harus meletakkan file PHP di dalam web server.

Saya menganalogikan PHP seperti sebuah Restoran yaitu menjalankan file PHP bisa disamakan dengan restoran yang mampu menyajikan makanan apapun sesuai permintaan. Restoran seperti ini akan sangat fleksibel, karena bisa menyajikan nasi uduk, nasi padang, pizza hingga spagetti. Jika bumbu masakan tidak tersedia, koki bisa menyuruh anggotanya untuk mencari ke pasar (ke database server).

Namun berbeda dengan restoran ‘impian’ yang mengharuskan kita menunggu sangat lama hingga makanan tiba, PHP diproses dengan sangat cepat. Selain itu kita juga bisa mengoptimalkan kode-kode PHP dan membuatnya dijalankan hampir sama dengan kode HTML ‘biasa’.

Itulah Cara Kerja PHP di Web Server. Jika ada yang belum paham atau ada kekeliruan mohon koreksinya ya, bisa berkomentar di kolom komentar dibawah ini. Jangan lupa untuk mengunjungi www.matablog.info untuk melihat materi - materi PHP lainnya.

1. Berkomentarlah Sesuai Topik
2. Berkomentarlah dengan Sopan
3. Jika ingin bertanya silakan
EmoticonEmoticon