Sunday, March 19, 2017

Aturan Penulisan Variabel dalam PHP

Aturan Penulisan Variabel dalam PHP
www.matablog.info

Aturan Penulisan Variabel di PHP - Dalam artikel kali ini kita akan membahas Aturan Penulisan Variabel di dalam Bahasa Pemrograman PHP. Apa itu Variabel? Variabel adalah suatu lokasi penyimpanan di dalam memori komputer yang berisi data atau informasi yang nilainya telah diketahui maupun belum diketahui. Variabel memiliki nama atau identifier yang digunakan untuk mengakses nilai ini.

Dalam defenisi sederhana, variabel adalah kode program yang digunakan untuk menampung nilai dari sebuah data. Nilai ini bisa berupa angka, teks, objek, dan lain-lain. Sebuah variabel memiliki nama yang digunakan untuk mengakses nilai dari variabel tersebut.

Sepanjang program, nilai dari variabel dapat diubah isinya dengan nilai lain. Jika anda memiliki pengetahuan dasar tentang bahasa pemograman, tentunya tidak asing dengan istilah variabel.

Aturan Penulisan Variabel dalam Pemrograman PHP


Untuk membuat variabel, PHP memiliki aturan penulisan sebagai berikut:

  1. Sebuah variabel harus diawali dengan tanda dollar ($)
  2. Setelah tanda dollar, karakter pertama setelahnya harus berupa huruf atau underscore (_)
  3. Karakter kedua dan seterusnya bisa berupa huruf, angka, atau underscore (_)
  4. Nama variabel bersifat case sensitif (huruf besar dan huruf kecil dianggap berbeda)
  5. Untuk memberikan nilai kepada sebuah variabel, PHP menggunakan karakter sama dengan (=)
  6. Variabel dalam PHP tidak memerlukan deklarasi terlebih dahulu
Sebagai contoh saya akan menunjukan contoh variabel dalam PHP yang benar:

<?php
  $i;
  $nama;
  $Umur;
  $_lokasi_memori;
  $ANGKA_MAKSIMUM;
?>

Dan ini merupakan contoh variabel di PHP yang salah:

<?php
  $4ever; //variabel tidak boleh diawali dengan angka
  $_salah satu; //varibel tidak boleh mengandung spasi
  $nama*^; //variabel tidak boleh mengandung karakter khusus: * dan ^
?>

Dan juga Tanda sama dengan (=) digunakan untuk memberikan nilai ke dalam variabel, berikut ini adalah contoh dari memberi nilai pada variabel di PHP:

<?php
  $nama = "andi";
  $umur = 17;
  $pesan = "Saya sedang belajar PHP";
?>


Tips Penulisan Variabel PHP

Beberapa programmer PHP cenderung mengadopsi cara penulisan variabel yang dinamakan snake_case, yakni menggunakan huruf kecil untuk setiap variabel dan menggunakan underscore sebagai pemisah kata, contohnya: $jumlah_data, atau $koneksi_database.

Sebagian lagi menggunakan penulisan camelCase, yakni membuat nama variabel dengan menggunakan huruf kecil pada kata pertama, kemudian menggunakan huruf besar pada karakter pertama kata kedua, ketiga dan seterusnya. Berikut contoh penulisannya: $jumlahData, $koneksiDatabase atau $namaPanjang.

Anda bebas ingin menggunakan gaya penulisan yang mana, apakah snake_case atau camelCase.

Itulah beberapa penjelasan dari Penggunaan Variabel di dalam PHP. Semoga bermanfaat dan jangan lupa dibagikan ke kerabat atau teman Anda. Kunjungi terus www.matablog.info untuk melihat materi PHP lainnya.

1 comments

1. Berkomentarlah Sesuai Topik
2. Berkomentarlah dengan Sopan
3. Jika ingin bertanya silakan
EmoticonEmoticon